3 Hal yang Mengundang Murka Allah

bertambah1.Bakhil/pelit kepada agama

Orang yang memiliki sifat seperti ini benar-benar bisa dikategorikan sangat keteraluan. Untuk mengeluarkan zakat, sedekah, infaq rasanya sayang sekali karena khawatir bahwa hartanya akan berkurang dan akan jatuh miskin kalau bersedekah.

Orang yang seperti ini berarti dia ragu akan janji Allah sesuai dengan Al-Baqarah ayat 261 yang berbunyi :

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui”

Dan “Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Rabb mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati” (QS. Al-Baqarah : 262)

Karena “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan sipenerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat” (QS. Al-Baqarah : 265)

Dapat kita lihat bahwa orang yang pelit terhadap agama adalah orang-orang yang merugi karena dia ragu akan janji dan ancaman Allah kepadanya. Dalam sebuah hadist dikatakan bahwa 1 kali bersedekah dapat menolak 70 musibah (bala).

Setiap kali tertimpa musibah maka bersedekahlah karena dengan bersedekah Allah akan membukakan jalan keluar untuk setiap musibah yang menimpanya.

2.Orang yang tidak mau kalah atau orang yang menjunjung tinggi gengsinya.

Orang yang seperti ini dia tidak akan pernah mau kalah oleh orang lain terlebih lagi orang tidak disukainya. “Kalau dia bisa beli mobil baru kenapa saya tidak bisa”, atau “kalau tukang sayur saja bisa menikahkan anaknya dengan meriah masa iya saya kalah malu donk kalau kalah sama tukang sayur!!!”

Orang yang seperti ini akan selalu iri akan kelebihan yang didapatkan orang lain. Untuk orang yang memiliki tipe ini telah Allah sebutkan dalam surat Saba ayat 39 yang berbunyi :

“Katakanlah: “Sesungguhnya Rabb-ku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan (siapa yang dikehendaki-Nya)”. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya”

Tetapi ada juga orang yang iri dalam hal yang ma’ruf misalnya “kalau dia saja bisa shalat tahajud pada sepertiga akhir malam kenapa saya tidak bisa” atau “kalau dia saja bisa selalu shalat berjamaah di masjid kenapa saya tidak bisa”

Nah kalau rasa iri yang seperti ini memang harus kita lakukan asal niatnya memang untuk memperoleh ridha Allah bukan karena mengharapkan pujian dari makhluk-Nya.

3.Orang yang bodoh tapi merasa pintar

Contoh dari tipe nomor 3 ini adalah saat kita mengajaknya pergi ke pengajian untuk memperdalam agama dia akan mengatakan “memangnya siapa sih ustadz/ustadzahnya? Oooh yang itu toh, wah kalau dia pasti ceramahnya yang itu-itu saja” atau “kamu saja dulu yang belajar agama nanti kalau kamu sudah pintar baru saya belajar sama kamu” atau “ah mendingan kamu ikut pengajian saya saja biar cepat pintarnya”

Allah sangat membenci orang-orang yang seperti ini, karena dia tidak mau mempelajari islam. Padahal semakin kita mempelajarinya kita akan semakin sadar bahwa banyak sekali hal menarik tentang islam, hal-hal yang tidak kita ketahui sebelumnya.

Misalnya :
kita akan mengetahui bahwa apabila kita berwudhu dengan benar maka dosa-dosa kita akan jatuh berguguran dari sela-sela tangan
kita akan mengetahui bahwa pada saat ayam jantan berkokok adalah salah satu dimana saat-saat doa akan dikabulkan,
kita akan mengetahui bahwa setan ikut tidur bersama orang-orang yang berzina,
kita akan mengetahui bahwa setan akan tertawa bahagia apabila ada pasangan suami istri yang bertengkar
kita akan mengetahui bahwa 8 pintu surga akan terbuka saat kita membaca doa sesudah berwudhu
kita akan mengetahui bahwa setiap kali menuntut ilmu di dalam majelis dzikir maka para malaikat sampai ikan-ikan di laut akan memohonkan ampunan atas dosa-dosanya kepada Allah

dan masih banyak lagi, betapa banyaknya kemudahan yang Allah berikan kepada kita yang bisa kita ketahui pada saat kita mempelajari Islam.

About evadailami

Hamba Allah yang ingin banyak belajar dari kalian

Posted on May 10, 2013, in Artikel. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: