Sadar untuk Bersandar ( Al Ghazali )

Gemala Hikmah Ibn ‘Atha’illah

Buku itu teropong untuk melihat sesuatu di kejauhan. Buku itu kaca pembesar, untuk menyadari benda kecil yang tidak kelihatan. Buku itu kacamata, mata yang rabun menjadi bisa melihat sempurna. buku itu lampu, agar ruang menjadi terang dan segalanya jelas dipandang.

Pasrah kepada Allah

Orang berakal sehat akan menerima sesuatu yang sudah terjadi sebagai kenyataan yang tak bisa dielakkan. Setelah itu, ia merancang tindakannya sesuai dengan pertimbangan sehatnya dan sejalan dengan kebenaran.

– Banyak hal yang menguntungkan justru mulanya adalah hal yang menyulitkan.

– Derita yang menyesakkan dan kesulitan yang memusingkan justru itulah yang membangkitkan akal, mengaktualkan potensi, dan menguak rahasia yang sebelumnya tak kita ketahui.

Percayakan pada Tuhan

Sudah seharusnya kita senantiasa memohon pertolongan Allah dalam segala urusan. Tampa pertolongan-Nya sesuatu tidak akan baik terwujud. Dan arti dari ” mencari sesuatu dengan pertolongan Allah”, adalah memadukan syarat utama ( pertolongan Allah) dengan usaha-usaha dan syarat-syarat yang kita miliki. Itu tidak berarti kita bol;eh malas dan lalai, sebab malas dan lalai tidak sesuai dengan kehendak Allah. Bahkan, keduanya adalah bentuk kemaksiatan kepada-Nya, dan penyimpangan atas sunatullah.

Jangan bersandar kepada manusia

Ironis, ketamakan ( pengharapan kepada makhluk) telah mengerubuti dan merusak beribu-ribu hati. Karena ketamakan, seorang alim hanya sanggup bicara pelan dengan makna samar di hadapan orang yang lalim. Kalau saja ia berani, tentu ia akan bicara lantang bak geledek. Tetapi, ia hanya bisa berbisik, bahkan kadang terdiam, karena biji-biji ketamakan tumbuh dalam dirinya harta membuatnya hina. Kesilauan dengan harta dan jabatan banyak orang lain menjadikannya memelas, membungkuk-bungkuk, dan mengiba. Kalau saja ia tidak mengantungkan harapan kepada pemberian makhluk, melainkan hanya mengharap karunia Sang Khalik, tentulah dirinya lebih berharga, dan kepalanya lebih tegak.

Betapa banyak manusia menjadi hina dina akibat ketamakan dan harapannya kepada makhluk sesamanya. Betapa banyak pula hak terbengkalaikan, mashlahat terabaikan, dan keadaan menjadi amburadul karena tamaknya jiwa.

berputus asa dari makhluk membutuhkan latihan rohani guna menancapi jiwa sifat ‘iffah ( menjaga harga diri ) dan unfah (tegar dan mandiri). Juga menancapi jiwa sifat iktifa’ (merasa cukup dengan milik sendiri), yang bisa mencegahnya dari ketertarikan terhadap milik orang lain, dan istighna’ (merasa cukup dengan yang sedikit), yang bisa mencegahnya dari ketergiuran terhadap yang banyak.

Berserah kepada Allah

Yang menjadi patokan dalam menilai ketaatan adalah sejauh mana ia bisa menjadikan seseorang sanggup mewujudkan sifat-sifat ubudiah di hadapan Tuhan dan di tengah-tengah sesamanya. Ubudiah yang benar menhilangkan kekakuan, kekerasan hati, dan kekeringan jiwa. Ibadah harus melahirkan sikap tawaduk, lemah lembut, dan perangai yang mulia.

Salah satu tipuan setan

Menunda-nunda pekerjaan adalah tipuan nafsu yang melemahkan, dan godaan yang meloyokan. Padahal, orang yang tiada sanggup menguasai hari ini akan lebih tidak sanggup lagi menguasai hari esok.

Sikap menunda-nunda biasanya karena lamanya berpikir tentang hal-hal yang tak perlu, suatu kebiasaaan yang harus segera dienyahkan. Juga, karena kuatnya dorongan hawa nafsu dalam diri.

Dalam sebuah hadis dikatakan, ” Ada dua nikmat yang tidak banyak manusia manfaatkan: kesehatan dan waktu luang” ( H.R. al-Bukhari).

About evadailami

Hamba Allah yang ingin banyak belajar dari kalian

Posted on May 23, 2013, in Nasehat dan Wasiat. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: